Pembahasan Singkat Visual Basic

Pembahasan Singkat Visual Basic

Bagi kamu yang merupakan programmer tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Visual Basic. Karena pasalnya Visual Basic ini merupakan salah satu dari bahasa pemograman yang meskipun tidak semua programmer memakainya namun tentunya mengetahuinya.

Apalagi kalau kamu merupakan seorang programmer yang belajar pemograman melalui jenjang formal seperti melalui SMK maupun Universitas. Visual Basic ini biasanya di ajarkan oleh guru maupun dosen (meski tergantung kurikulumnya juga sih).

Hal ini mungkin karena Visual Basic ini merupakan bahasa pemograman yang populer dan selain itu juga berbasis sistem operasi windows. Yap, kita tahu sendiri rata-rata orang itu memakai OS windows dibandingkan dengan macOS.

Hal dikarenakan macOS sendiri eksklusif hanya produk Apple yang menggunakan dan Apple juga marketnya berada di kelas High-end sehingga membuatnya harganya selangit (relatif sih) dan membuatnya tidak terjangkau oleh rata-rata user PC terutama untuk negara berkembang seperti Indonesia.

Jadi sangat masuk akal kalau kamu diajarkan Visual Basic bukannya Swift (bahasa pemograman Apple), toh muridnya juga menggunakan windows bukan macOS. Nah, oleh karena itu selain mengerti cara menggunakannya mungkin ada baiknya kamu mengenal lebih jauh mengenai Visual Basic ini yang akan dibahas di artikel ini.

1. Sejarah Visual Basic

Bill Gates, pendiri Microsoft, memulai bisnis perangkat lunak dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS. Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS. Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler).

Visual Basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code). Bahasa BASIC diciptakan oleh Professor John Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz dari Perguruan Tinggi Dartmouth pada pertengahan tahun 1960-an. Bahasa program tersebut tersusun mirip dengan bahasa Inggris yang biasa digunakan oleh para programer untuk menulis program-program komputer sederhana yang berfungsi sebagai pembelajaran bagi konsep dasar pemrograman komputer.

Sejak saat itu, banyak versi BASIC yang dikembangkan untuk digunakan pada berbagai platform komputer, seperti Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC, IBM BASICA, Apple BASIC dan lain-lain.

Apple BASIC dikembangkan oleh Steve Wozniak, mantan karyawan Hewlett Packard dan teman dekat Steve Jobs (pendiri Apple Inc.). Steve Jobs pernah bekerja dengan Wozniak sebelumnya (mereka membuat game arcade “Breakout” untuk Atari). Mereka mengumpulkan uang dan bersama-sama merakit PC, dan pada tanggal 1 April 1976 mereka secara resmi mendirikan perusahaan komputer Apple. Popularitas dan pemakaian BASIC yang luas dengan berbagai jenis komputer turut berperan dalam mengembangkan dan memperbaiki bahasa itu sendiri, dan akhirnya berujung pada lahirnya Visual Basic yang berbasis GUI (Graphic User Interface) bersamaan dengan Microsoft Windows. Pemrograman Visual Basic begitu mudah bagi pemula dan programer musiman karena ia menghemat waktu pemrograman dengan tersedianya komponen-komponen siap pakai.

Hingga akhirnya Visual Basic juga telah berkembang menjadi beberapa versi, sampai yang terbaru, yaitu Visual Basic 2010. Bagaimanapun juga Visual Basic 6.0 tetap menjadi versi yang paling populer karena mudah dalam membuat programnya dan ia tidak menghabiskan banyak memori.

Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai gabungan keduanya. Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode bahasa pemrograman yang dikompilasi atau kode yang harus bahasa pemrograman yang diinterpretasikan sebagai hasil porting dari kode VB. Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan. Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi).

2. Perkembangan Visual Basic

Visual Basic 1.0 dikenalkan pada tahun 1991. Konsep pemrograman dengan metode drag-and-drop untuk membuat tampilan aplikasi Visual Basic ini diadaptasi dari prototype generator form yang dikembangkan oleh Alan Cooper dan perusahaannya, dengan nama Tripod. Microsoft kemudian mengontrak Cooper dan perusahaannya untuk mengembangkan Tripod menjadi sistem form yang dapat diprogram untuk Windows 3.0, di bawah kode nama Ruby.

Tripod tidak memiliki bahasa pemrograman sama sekali. Ini menyebabkan Microsoft memutuskan untuk mengkombinasikan Ruby dengan bahasa pemrograman Basic untuk membuat Visual Basic.

Dari waktu ke waktu

  • 20 Mei 1991: Microsoft merilis Visual Basic versi 1.0 untuk Windows di Windows World 1991, Atlanta, Amerika Serikat. Programmer dapat membuat antar muka pengguna dengan mudah. Pembuatan aplikasi bisa lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Kode ditulis oleh programmer untuk memberikan aksi terhadap Event dari pengguna (bagaimana pengguna merespon kepada object yang terdapat di antar muka.
  • 2. 1 September 1992: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic for MS-DOS® dalam edisi Standard dan Professional. Seperti Visual Basic untuk Windows, versi ini mengkombinasikan kemudahan pendisainan secara grafis dengan kekuatan dan keunggulan dalam banyak hal di pemrograman
  • 2 November 1992: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Basic versi 2.0 untuk Windows pada edisi Professional dan Standard. Versi ini menyertakan lebih dari 300 fitur baru dan peningkatan untuk pengembangan aplikasi yang lebih cepat, pengaksesan ke fitur-fitur tingkat lanjut di Windows, dan produktivitas pengembang yang lebih besar lagi. Di antaranya: MDI Forms, ODBC, dan variabel
  • 14 Mei 1993: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 3.0 untuk edisi Standard dan Professional. Versi 3.0 menyediakan kemudahan akses ke berbagai sumber data yang banyak dengan mengintegrasikan mesin database Microsoft Access Database for Windows 1.1 dan kemampuan di bidang aplikasi melalui Object Linking and Embedding (OLE) 2.0. Juga ditambahkan tools baru berupa controls baru, penggunaan yang lebih mudah, dan sebuah peningkatan standarisasi control bagi
  • 29 Juni 1993: Microsoft mengumumkan bahwa Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) akan diintegrasikan ke dalam Microsoft Excel 5.0 dan Microsoft Project 4.0. Visual Basic akan melayani bahasa Macro yang umum di versi yang akan datang dari aplikasi-aplikasi untuk Windows dan Macintosh. Fitur Macro yang umum untuk aplikasi dan OLE 2.0, keduanya merupakan elemen penting di visi dan strategi Microsoft untuk aplikasi yang dapat diprogram —yang akan memberikan kemampuan bagi pengguna untuk mengintegrasikan aplikasi-aplikasi, tugas-tugas otomatis, dan pembuatan solusi yang bersifat kostumais. VBA memiliki mesin pengembangan tangguh dan fleksibel yang sama yang membuat Visual Basic menjadi terkenal, teknologi pemrograman yang memperoleh
  • 14 November 1994: Visual Basic versi 4.0 untuk Windows didemonstrasikan di Fall/COMDEX ’94 di Las Vegas. Demonstrasi ini berfokus pada perannya sebagai aplikasi berbasis Windows 32-bit pertama yang menggunakan kontrol kostumais OLE (OCXs) — komponent perangkat lunak yang dapat digunakan kembali yang ditetapkan dengan spesifikasi OLE. Pada versi ini diperkenalkan: Class, OXC’s, dan programmer dapat membuat add-ins sendiri dengan
  • 12 September 1995: Visual Basic versi 4.0 untuk MS-DOS, Microsoft Windows NT®, dan Windows 95 diumumkan. Untuk meningkatkan edisi Standard dan Professional, maka Edisi Enterprise yang baru diperkenalkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan team pengembang. Semua versi menyertakan dukungan teknologi OLE yang lebih dikembangkan, perbaikan akses data, sebuah lingkungan pengembangan yang bersifat visual, dan migrasi ke Windows 95 dan Windows NT untuk aplikasi-aplikasi yang sudah
  • 7 Desember 1995: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic Scripting Edition (VBScript), sebuah bahasa skrip Internet berbasiskan pada Visual Basic. VBScript merupakan sebuah skrip dengan performansi yang tinggi yang didisain untuk membuat isi yang bersifat aktif pada suatu situs. VBScript membolehkan pengembang untuk mengaitkan dan mengotomatiskan berbagai jenis object di halaman situs, termasuk object OLE. VBScript menjadi sebuah spesifikasi yang diusulkan berlisensi gratis yang tersedia bagi komunitas
  • 3 Februari 1997: Microsoft membuka sistem pemrograman Visual Basic versi 5.0, Edisi Professional — tool versi terakhir yang paling terkenal di dunia untuk membangun aplikasi yang tangguh (Rapid Application Development RAD) tool. Fitur-fitur Visual Basic versi 5.0 terdiri dari sejumlah performansi yang signifikan dan peningkatan produktivitas yang akan membuat para pengembang lebih efisien dan fleksibel serta cepat dalam memberikan solusi bagi pengguna akhir. Fitur-fitur tingkat lanjut — seperti kompilasi berjenis native code, akses database berkecepatan tinggi, dan sebuah lingkungan pengembangan yang ditingkatkan — membuat Visual Basic versi 5.0 menjadi versi yang paling hebat. Sebagai tambahan, kemampuan teknologi pembuatan komponen Microsoft ActiveX® di Visual Basic versi 5.0 akan membolehkan lebih dari 3 juta pengembang menggunakan Visual Basic dalam membuat aplikasi yang berbasis pada komponen yang bertujuan untuk digunakan di Internet, intranets, dan lingkungan tradisional client/
  • 10 Maret 1997: Versi terakhir yang dirilis dari Visual Basic 5.0, Edisi Pembuatan Kontrol tersedia. Edisi Pembuatan Kontrol adalah cara mudah untuk membuat ActiveX Controls bagi Internet, intranets, dan aplikasi client/
  • 15 Juni 1998: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 6.0, dan dimasukkan ke dalam Microsoft Visual Studio® versi 6.0. Fitur-fitur Visual Basic versi 6.0 menyediakan pengaksesan data secara terintegrasi dan bersifat grafis ke sumber data (data source) ODBC atau OLE DB manapun, dan perangkat tambahan database yang didisain untuk database Oracle dan Microsoft SQL Server™. Fitur unggulan di versi ini adalah: ActiveX Data Objects (ADO) untuk memanipulasi dan membuat database. Fitur Pengembangan Situs membawa kemudahan dalam penggunaan, model pemrograman berbasis komponen dari Visual Basic untuk membuat HTML – dan Dynamic HTML (DHTML) – berbasis aplikasi. Fitur-fitur baru ini — dikombinasikan dengan optimisasi performansi, pengembangan aplikasi yang disederhanakan dan debugging, dan dukungan untuk Microsoft teknologi server — membuat Visual Basic versi 6.0 sebuah pilihan yang ideal untuk membangun aplikasi berskala
  • 2 September 1998: Visual Studio 6.0, solusi tool pengembangan lengkap berskala perusahaan tersedia. Visual Studio 6.0 menyertakan Visual Basic versi 6.0, Microsoft Visual C++®, Microsoft Visual FoxPro®, Microsoft Visual InterDev® Web, dan Microsoft Visual J++®. Bersamaan dengan diluncurkannya Developer Days ’98, lebih dari 115 perusahaan papan atas mengumumkan dukungan terhadap Visual Studio 6.
  • 28 April 1999: Lingkungan pengembangan VBA versi 6.0 dan Software Development Kit (SDK) VBA (SDK) versi 6.0 tersedia bagi vendor perangkat lunak pihak ketiga melalui program lisensi VBA. VBA 6.0 merupakan sebuah teknologi pengembangan yang tangguh untuk aplikasi yang dikemas secara kostumais dan merupakan sebuah komponen utama di Microsoft Office
  • 15 Februari 2000: Steve Ballmer, presiden yang baru saja ditunjuk dan CEO dari Microsoft Corporation, berbicara kepada lebih dari 2.000 pengembang dalam pidatonya pada Visual Basic Insiders Technical Summit (VBITS), menyatakan visi Microsoft terhadap situs yang dapat diprogram dan memaksa kembali komitmen perusahaan yang dalam terhadap para pengembang Visual
  • 11 Juli 2000: Microsoft menyampaikan Tool Platform .NET untuk XML Web Services. Dalam pidatonya yang ditujukan pada acara Microsoft Professional Developers Conference (PDC) 2000 yang kedelapan, Paul Maritz, wakil presiden kelompok dari Platforms Group di Microsoft, memperlihatkan Microsoft .NET Framework dan Microsoft Visual Studio .NET. Ini merupakan versi terakhir dari perangkat pengembangan yang digunakan di seluruh dunia, Visual Studio .NET menyediakan dukungan untuk pengembangan drag-and-drop terhadap XML Web Services. Secara bersama, kedua produk tersebut menyediakan produktivitas yang tinggi kepada para pengembang, suatu lingkungan yang terdiri dari banyak bahasa untuk pembangunan, pengantaran, dan pengintegrasian XML Web Services pada platform Microsoft .
  • 13 November 2000: Microsoft mengumumkan kemampuan Visual Studio .NET versi Beta 1. Dalam pidato acara COMDEX/Fall 2000, Bill Gates mengumumkan kemampuan versi beta pertama Visual Studio.NET dan .NET Framework, dua teknologi kunci untuk memungkinkan para pengembang membangun XML Web services pada platform .NET. XML Web services merupakan aplikasi dan komponen yang dibuat tersedia melewati situs dengan menggunakan XML dan Simple Object Access Protocol (SOAP), dan kunci yang dapat diprogram untuk membangun generasi masa depan Internet. Microsoft membuat Visual Studio .NET Beta 1 dan .NET Framework tersedia bagi jutaan pelanggan dan rekanan
  • 13 Februari 2002: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Studio .NET versi akhir.

3. Pengertian Visual Basic 

Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).

Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.

Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.

Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tetapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.

Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.

4. Struktur Aplikasi Visual Basic

Agar dapat merancang program dengan baik dan terarah kita harus mengenal terlebih dahulu struktur pemrograman dalam Visual Basic. Secara umum struktur pemrograman Visual Basic terdiri atas dua bagian, yaitu :

1. Bagian Deklarasi Program

Bagian ini merupakan bagian peletakkan semua deklarasi data yang akan digunakan. Secara umum kata cadangan yang merupakan bagian dari deklarasi adalah :

a. Deklarasi Dim atau Dimention
Adalah kata cadangan yang sering dipakan untuk mendeklarasikan variable yang akan digunakan dalam Visual Basic. Pendeklarasian dengan pernyataan dim berlaku pada pemrograman modul, program dan sub program.

b. Deklarasi Public
Public merupakan pernyataan yang menggantikan global dalam Visual Basic. Pernyataan public menyatakan bahwa semua variable yang dideklarasikan oleh pernyataan ini dapat berlaku secara umum. Public merupakan pernyataan level modul, artinya pernyataan ini pada dasarnya dideklarasikan pada sebuah modul.

c. Deklarasi Private
Private menyatakan bahwa semua variabel yang dideklarasikan oleh pernyataan ini berlaku secara khusus (private). Pernyataan private merupakan pernyataan level sub_program, artinya pernyataan ini pada dasarnya dideklarasikan pada sebuah sub_program.

d. Deklarasi Static
Static sering digunakan untuk satu variabel agar tetap atau tidak berubah selama program dijalankan.

e. Deklarasi Const atau Constanta
Const atau constanta sering dipakai pada bagian deklarasi untuk memberikan harga konstan pada suatu variabel. Const merupakan pernyataan pada level modul, artinya pernyataan ini pada dasarnya dideklarasikan pada modul.

f. Deklarasi Type
Type dipakai pada bagian deklarasi untuk didefenisikan type data terdefenisi. Type merupakan pernyataan level modul, artinya pada dasarnya dideklarasikan pada modul.

2. Bagian Pernyataan Program
Program pada bagian ini ditulis pada jendela kode, jendela modul, maupun jendela sub-program. Program pada bagian ini dapat memuat pemrogram pengendali saat (Even Driver Programming) yang merupakan kelebihan yang dimiliki Visual Basic.


5. Komponen Visual Basic

Lingkungan pemograman visual basic mengandung semua sarana yang kamu butuhkan untuk membangun program – program yang hebat untuk windows dengan cepat dan efisien, visual basic merupakan bahasa pemrograman terstruktur.

Komponen aplikasi visual basic terdiri dari :

  • Form, yaitu windows atau jendela dimana kamu akan membuat user interface atau tampilan yang merupakan antarmuka program yang akan dibuat.
  • Kontrol, yaitu tampilan berbasis grafis yang dimasukkan pada form untuk membuat interaksi dengan pemakai (textbox, label, frame, dan lain-lain).
  • Propertis, yaitu nilai atau karakteristik yang dimiliki oleh sebuah objek visual basic. Contoh : Name, Caption, Size, dan lain-lain.
  • Metode, yaitu serangkaian perintah yang sudah tersedia suatu yang dapat diminta untuk mengerjakan tugas khusus.
  • Prosedure Kejadian/Event Prosedure, yaitu kode yang berhubungan dengan suatu objek yang dapat diminta untuk mengerjakan tugas khusus. Kode ini akan mengeksekusi ketika ada respon dari pemakai kode ketika ada event tertentu.
  •  Prosedure Umum, yaitu kode yang tidak berhubungan dengan suatu objek. Kode ini harus diminta oleh aplikasi.
  • Modul/Module, yaitu kumpulan dari prosedure umum, deklarasi variable dan defenisi konstanta yang digunakan oleh aplikasi.

6. Kelebihan dan Kekurangan Visual Basic

Tentunya kita tahu bahwa "tidak ada yang sempurna kecuali Allah", jadi tentu saja Visual Basic ini pun juga memiliki kelebihan dan kekurangan karena yang membuatnya pun adalah manusia yang merupakan "tempatnya salah". Nah, berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari Visual Basic:


a. Kelebihan Visual Basic:
  • Bahasa yang sederhana. Banyak hal yang mungkin sulit dilakukan jika kita menggunakan bahasa pemrograman lainnya, akan dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan Visual basic.
  • Karena Visual basic sangat populer, maka sangat banyak sumber-sumber yang dapat kita gunakan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan kau baik berupa buku, web site dll.
  • Kita bisa memperoleh banyak tools baik gratis maupun tidak di Internet yang akan sangat membantu menghemat waktu kita dalam pemrograman.

b Kekurangan Visual Basic:
  • Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang powerful, tetapi sebenarnya tidak terlalu bagus untuk membuat game-game yang benar-benar memuaskan.
  • Lebih lambat dibandingkan bahasa pemrograman lain.\

7. Variabel dan Tipe Data Visual Basic .NET

Dalam bahasa pemograman tentunya kamu mengenal dengan yang namanya "Tipe Data" dan "Variabel" baik itu di bahasa Pascal, C++, PHP dan lainnya tak terkecuali Visual Basic ini juga memiliki variabel dan tipe data.

a. Deklarasi Variabel
Variabel yakni objek yang dapat menerima pemasukan nilai-nilai tertentu. Dalam bahasa pemrograman fungsi variabel penting sekali untuk menampung nilai dan mengalokasikan untuk keperluan tertentu.

Di Visual Basic .NET  cara untuk mendeklarasikan variabel sangat mudah, yakni dengan menggunakan perintah Dim. Contoh mendeklarasikan variabel di Visual Basic .NET yaitu:
Dim NamaVariabel As tipe data
Contoh:
Dim Nama As String
Dim Jurusan As String
Dim Nilai As String
Pemberian Nilai pada Variabel
Nama ="Ahmad Ali"
Jurusan ="Sistem Informasi"
Nilai1 =100

Kata Dim yakni kata yang digunakan untuk mendeklarasikan nama variabel. Ketika perintah Dim dieksekusi oleh compiler maka perintah Dim tersebut meminta tempat di memori untuk menyimpan data-data yang akan dialokasikan pada variabel tersebut.

Aturan dalam pembuatan atau pendeklarasian suatu variabel : 
  • Tidak boleh diawali dengan angka, harus diawali dengan huruf
  • Tidak boleh menggunakan spasi, untuk pemisah karakter menggunakan underscore atau garis bawah (_).
  • Tidak boleh menggunakan karakter khusus seperti (+,-,/,*,<>,dll).
  • Tidak boleh menggunakan kata kunci dari library visual basic seperti string, integer, nothing,  as, sub, not, dll.

7. Tipe Data di Visual Basic .NET

Tipe data dalam bahasa pemrograman yang menjelaskan bahwa apa jenis data yang dapat ditampung variabel. Ketika kita mendeklarasikan variabel, kita harus memberitahu kompiler mengenai jenis data variabel yang dapat ditampung variabel.

Macam – macam tipe data di dalam tool pemrogram visual basic pada dasarnya hampir sama dengan tipe data di tool program visual desktop yang lain. Berikut beberapa macam tipe data dalam visual basic, antara lain :
  1. Boolean yaitu tipe data yang hanya bernilai true atau false.
  2. String yaitu tipe data yang berupa karakter atau teks.
  3. Integer yaitu tipe data yang berupa bilangan bulat.
  4. Double yaitu tipe data yang berupa bilangan bulat ganda.
  5. Byte  yaitu tipe data yang berupa bilangan bulat positif.
  6. Single yaitu tipe data yang berupa bilangan pecahan.
  7. Currency yaitu tipe data yang berupa nilai mata uang.
  8. Long yaitu tipe data yang berupa bilangan bulat yang lebih besar daya tampung datanya.
  9. Date yaitu tipe data yang berupa data tanggal.
  10. Object yaitu tipe data yang digunakan untuk menyimpan sebuah objek  seperti form, kontrol dan lain sebagainya.
  11. Variant yaitu tipe data yang berisi tipe data dengan berbagai macam tipe data yang berbeda. Biasanya digunakan jika user atau programmer tidak mengetahui jenis data yang akan digunakan, secara otomatis visual basic akan menggunakan tipe data ini pada setiap kontrol yang dibuat ke dalam aplikasi.

9. Batasan Data dalam Visual Basic .NET

Macam-macam tipe data pada Visual Basic .NET

Tipe Data .NET Class Keterangan
Byte System.Byte (Structure) Tipe data ini berkisar antara 0-255. Berukutan 1 byte
Short System.Int16 (Structure) Tipe data ini dapat menampung bilangan bulat antara -32,768 hingga 32,767. Tipe data ini berukuran 2 byte
Integer System.Int32 (Structure) Tipe data ini dapat menampung bilangan bulat antara -2,147,483,648 hingga 2,147,483,647. Tipe data ini berukuran 4 byte
Long System.Int64 (Structure) -Tipe data ini dapat menampung bilangan bulat antara -9,223,372,036,854,775,808 hingga 9,223,372,036,854,775,808
Single System.SIngle (Structure) Tipe data ini dapat menampung bilangan real antara -3.4028235E+38 hingga -1.401298E-45 unutk nilai negatif, sementara untuk nilai positif antara 1.401298#-45 hingga 3.4028235E+38
Double System.Double (Structure) Tipe data ini dapat menampung bilangan real anatara -1.79769313486231570E+308 hingga -4.94065645841246544E-324 Sementara untuk nilai positif antara 4.94065645841246544E-324 hingga 1.79769313486231570E+308
Decimal System.Decimal (Structure) Tipe data ini dapat menampung bilangan decimal dengan jumlah digit 0 sampai 28
Boolean System.Boolean (Structure) Tipe data ini hanya dapat menampung 2 jenis nilai, yaitu true dan false. Jika direpresentasikan dengan angka nilai false dinyatakan dengan 0 dan nilai true dinyatakan dengan nilai selain 0.
Date System.Datal (Structure) Tipe data ini dikhususkan untuk menampung nilai yang berupa tanggal dan waktu. Dengan memanfaatkan tipe data ini kita dapat mengolah data tanggal dengan memakai fungsi-fungsi tertentu.
Char System.Char (Structure) Tipe data ini hanya dapat menampung satu buah karakter. Jika diisi lebih dari satu karakter maka secara otomatis akan dipotong menjadi satu
String System.String (Class) Tipe data ini digunakan untuk menampung rangkaian karakter atau kata. Jumlah memory yang dipakai sesuai dengan jumlah karakternya.

Akhir Kata

Yak begitulah pembahasan "singkat" mengenai Visual Basic ini. Tentunya pembahasan mengenai Visual Basic sangat luas sekali, namun karena memang sejak awal artikel ini hanya akan membahas "sangat singkat" maka bila kamu ingin mengetahui lebih jauh lagi tentunya kamu bisa mencari lagi dari berbagai sumber lainnya. sekian dan terima kasih.

referensi:
Wikipedia
Dewisuryanierahman
Bungaranhotmartuatumanggor
Afrizalsyahputra94
Slideshare
Pendidikanmu

0 Response to "Pembahasan Singkat Visual Basic"